Peran Sistem Informasi Manajemen Pada Pengambialan Keputusan Organisasi

“SISTEM PEMESANAN TIKET KERETA API SECARA ONLINE”

Saat ini PT. KAI sudah memberlakukan sistem tiket beridentitas dimana tiket yang akan digunakan oleh calon penumpang yang beridentitas sesuai KTP dimana nama yang tertera pada tiket harus dimiliki oleh orang yang sama dengan calon penumpang. Apabila nama penumpang dan identitas berbeda maka hal ini akan menyebabkan tiket kereta hangus atau tidak dapat dipergunakan lagi.

Untuk itu, bagi calon para penumpang kereta api yang membutuhkan layanan reservasi tiket, dapat mengirimkan informasi calon penumpang dengan nama identitas, no. ktpnya setelah sebelumnya mengirim uang pembayaran dari viaTransfer BCA.Dalam kasus ini sistem pemesanan tiketkereta api menggunakan sistem informasi manajemen dimana dapat memudahkan masyarakat pengguna kereta api, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke stasiun sebelum pemberangkatan hari –H.

Tetapi Pemerintah seharusnya lebih mensuport PT. KERETA API ,sehingga kedepanya masyarakat dapat diuntungkan melalui kerjasama antara PT.KERETA API dan pemerintah.

Hal hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah & PT.KERETA API antara lain:

1. Memperjelas informasi-informasi yang ada di website kereta api.

2. Menambah fasilitas fasilitas yang mempernyaman calon calon penumpangnya.

3. Lebih mempertegas peraturan peraturan yang ada baik di dalam sistem reservasi maupun fasilitas yang ada di stasiun stasiun.

Adapun informasi yang diperlukan oleh calon penumpang dalam melakukan reservasi antara lain:

1. Jadwal pemberangkatan yang tepat waktu.

2. Nomer pemesanan.

3. Sistem pembayaran onlinnya.

4. Bukti pembayaran secara online.

Dengan adanya informasi-informasi yang tersebut di atas diharapkan dapat memberikan pencerahan bagi Pemerintah dan PT. KERETA API dalam mengambil keputusan untuk lebih memperjelas dan menciptakan kenyamanan bagi para calon penumpang kereta api.

Iklan

Mengatasi Malas Belajar

Posted: Maret 16, 2013 in Manusia Pembelajar

Hal penting yang harus Anda sadari, bahwa orangsuka malas belajar tentu ada penyebabnya.Karena itu anda harus cermat untuk menelaah faktor-faktor yang dominan sebagai penyebab timbulnya malas dan kesulitan belajar anda.Faktor-faktor yang dapat menimbulkan kemalasan belajar,antara lain:

1. Tidak adanya motivasi,minat,dan peratian hterhadap nproses belajar

2. Tidak mampu mengikuti pelajaran dengan baik

3. Kebiasaan mengatur waktu yang salah

4. Cara belajar yang tidak efektif

5. Suasana lingkungan yang tidak kondusif untuk belajar

6. Mengatasi kesulitan beradaptasi di lingkungan sekolah

7. Pandangan keliru tentang belajar akibat tekanan orang tua

8. Pergaulan yang tidak terarah

 

Bagaimana Mengatasi Malas Belajar???

Inti dari permasalahan mengatasi malas belajar adalah bagaimana membuat proses belajar itu dapat mendatangkan cita rasa manfaat dan kegunaan utama yang dapat langsung merangsang,menantang dan memuaskan Anda.Dengan kata lain anda harus mengubah mindset(pola pikir) Anda untuk membangkitkan minat dan perhatian Anda terhadap belajar sebagai suatu kebutuhan.Untuk meotivasi diri,maka langkah langkah yang harus Anda lakukan adalah:

1. Berani membangun mimpi

2. Keinginan untuk memiliki nilai plus

3. Memiliki rasa percaya diri

4. Antusias dan cinta pada pelajaran

5. Menentukan target pencapaian tingkat prestasi jangka pendek maupun jangka panjang

6. Belajar aktif

7. Mengatur waktu belajar yang efektif

8. Mennyiapkan suasana lingkungan yang kondusif untuk belajar

9. Beradaptasi dengan lingkungan sekolah

10. Mengembangkan kualitas pergaulan

*** Semoga bermanfaat***

TUGAS ER DIAGRAM

Posted: Maret 8, 2013 in Tugas Tugas

AJI er diagram

KONSEP DAN ARSITEKTUR SISTEM BASIS DATA

Karakteristik utama pendekatan basis data adalah adanya beberapa tingkatan dalam abstraksi data dengan menyembunyikan spesifikasi detail penyimpanan data. Hal ini dilakukan karena kebanyakan pemakai tidak berkepentingan dengan detail penyimpanan data. Pemodelan data merupakan sarana untuk melakukan proses abstraksi data. Model data merupakan sejumlah konsep yang digunakan untuk membuat deskripsi struktur basis data.Dengan deskripsi struktur basis data dapat ditentukan jenis data, hubungan (relationship), dan konstrain data yang harus ditangani. Kebanyakan model data juga membuat spesifikasi untuk operasi dasar (basic operation) dalam pengaksesan dan pembaharuan data pada basis data. Pada perkembangan terakhir dikenal juga istilah tabiat data (data behaviour) pada pemrograman pendekatan orientasi obyek (object oriented). Pada tabiat data didefinisikan operasi yang dapat dilakukan pada data. Selain itu didefinisikan pula operas secara umum untuk melakukan penambahan data, penghapusan, pengambilan terhadap obyek.

Usulan mengenai istilah standar dan umum mengenai arsitektur sistem basis data dihasilkan oleh Database Task Group (DBTG) pada tahun 1971. Terdapat dua tingkat, yaitu :

System View atau Schema, yaitu struktur basis data.

User View atau Subschemas, yaitu bagian basis data yang dapat dilihat oleh user atau program aplikasi.Tahun 1975, The American National Standards Institute (ANSI) Standards Planning and Requirement Committee (SPARC), ANSI/X3/SPARC, menghasilkan pendekatan tiga tingkatan dalam sebuah sistem katalog. Meskipun model ANSI-SPARC tidak menjadi standar, tetapi ANSI-SPARC ini masih menyediakan dasat untuk mengerti beberapa fungsi dalam Database Management System (DBMS).

Model Data adalah sekumpulan perangkat konseptual untuk menggambarkan data, hubungan data, semantik data atau makna data dan batasan data atau disebut juga dengan model data logic. Penggunaan model data yang menjelaskan konsep model data yang nantinya akan digunakan dalam merancang suatu sistem basis data atau database.

Model Data Object – Oriented adalah Sebuah model data adalah organisasi logika dari objek dunia nyata (entitas), kendala pada mereka, dan hubungan antara objek-objek sedangkan Model Data Entity Relationship adalah representasi abstrak dan konseptual data. Entity-relationship model adalah pemodelan database metode, yang digunakan untuk menghasilkan jenis sekema konseptual atau sistematik model data dari suatu sistem, sering merupakan database relasinal, dan persyaratan dalam top-down mode. Diagram diciptakan oleh proses ini disebut entity-relationship diagram atau diagram Entity Relationship.

Model Data Relasional adalah suatu model basis data yang menggunakan tabel dua dimensi,  yang terdiri atas baris dan kolom untuk menggambarkan sebuah berkas data.Dimana data serta hubungan antar data direpresentasikan oleh sejumlah tabel dan masing-masing tabel terdiri dari beberapa kolom yang namanya unique. Model ini berdasarkan notasi teori himpunan (set theory), yaitu relation.

Model Data Jaringan adalah  model dimana data dan hubungan antar data direpresentasikan dengan record dan links. Perbedaannya terletak pada susunan record dan linknya yaitu network model menyusun record-record dalam bentuk graph dan menyatakan hubungan cardinalitas.

Model Data Hierarkis adalah  Dimana data serta hubungan antar data direpresentasikan dengan record dan link (pointer), dimana record-record tersebut disusun dalam bentuk tree (pohon), dan masing-masing node pada tree tersebut merupakan record/grup data elemen dan memiliki hubungan cardinalitas.

 

SISTEM BASIS DATA pert-1

Posted: Februari 21, 2013 in Tugas Tugas

SISTEM BASIS DATA

1.Pengertian Sistem Basis Data

Basis data adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user. Penyusunan basis data meliputi proses memasukkan data kedalam media penyimpanan data dan diatur dengan menggunakan perangkat Sistem Manajemen Basis Data.

Manipulasi basis data meliputi pembuatan pernyataan untuk mendapatkan informasi tertentu, melakukan pembaharuan atau penggantian data, serta pembuatan report data. Tujuan utama DBMS adalah untuk menyediakan tinjauan abstrak dari data bagi user. Jadi sistem menyembunyikan informasi mengenai bagaimana data disimpan dan dirawat, tetapi data tetap dapat diambil dengan efisien. Pertimbangan efisien yang digunakan adalah bagaimana merancang struktur data yang kompleks, tetapi tetap dapat digunakan oleh pengguna yang masih awam, tanpa mengetahui kompleksitas struktur data.

Basis data menjadi penting karena munculnya beberapa masalah bila tidak menggunakan data yang terpusat, seperti adanya duplikasi data, hubungan antar data tidak jelas, organisasi data dan update menjadi rumit. Jadi tujuan dari pengaturan data dengan menggunakan basis data adalah Menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh organisasi saat sekarang dan masa yang akan datang. Kemudahan pemasukan data, sehingga meringankan tugas operator dan menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk mendapatkan data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani. Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up-to-date dan dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di setiap sistem. Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan, pengubahan, pengerusakan dan gangguan-gangguan lain.

2.Penyajian data       

Salah satu cara menyajikan data untuk mempermudah modifikasi adalah dengan cara pemodelan data. Model yang akan dipergunakan pada pelatihan ini adalah Entity Relationship Model.

Model Entity Relationship  adalah representasi logika dari data pada suatu organisasi atau areabisnis tertentu dengan menggunakan Entity dan Relationship. Entity/Entitas  Adalah obyek di dunia nyata yang dapat dibedakan dari obyek lain. Entity Set/Kumpulan Entity adalah kumpulan dari entitas sejenis/dalam tipe sama.

ƒ Entity set dapat berupa:

Obyek fisik : rumah, kendaraan, pegawai

Obyek abstrak : konsep politik, pekerjaan, rencana, dll. Simbol yang digunakan untuk entity adalah persegi panjang.

Entitas, Adalah segala sesuatu yang dapat digambarkan oleh data. Entitas juga dapat diartikan sebagai individu yang mewakili sesuatu yang nyata (eksistensinya) dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain (Fathansyah, 1999). Ada dua macam entitas yaitu entitas kuat dan entitas lemah. Entitas kuat merupakan entitas yang tidak memiliki ketergantungan dengan entitas lainnya. Contohnya entitas anggota. Sedangkan entitas lemah merupakan entitas yang kemunculannya tergantung pada keberadaaan entitas lain dalam suatu relasi.

Atribut, Atribut merupakan pendeskripsian karakteristik dari entitas. Atribut digambarkan dalam bentuk lingkaran atau elips. Atribut yang menjadi kunci entitas atau key diberi garis bawah.

Relasi atau Hubungan, Relasi menunjukkan adanya hubungan diantara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda.

Penghubung antara himpunan relasi dengan himpunan entitas dan himpunan entitas dengan atribut dinyatakan dalam bentuk garis.

3.Derajat Relasi atau kardinalitas

Menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Macam-macam kardinalitas adalah:

Satu ke satu (one to one), Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.

Satu ke banyak (one to many), Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya.

Banyak ke banyak (many to many), Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya.